torototheong

Media Berbagi Semoga ada Manfaatnya ...

Breaking

Wednesday, 28 October 2026

Mengurangi Konsumsi GGL

Mengurangi Konsumsi GGL 

Dalam upaya mengurangi konsumsi GGL (Gula, Garam, dan Lemak), Kementerian Kesehatan RI menerapkan rumus praktis G4-G1-L5 sebagai batas konsumsi harian per orang. Batasan ini setara dengan maksimal 4 sendok makan gula, 1 sendok teh garam, dan 5 sendok makan lemak/minyak per hari.

Berikut adalah strategi pengaturan dan cara praktis untuk memangkas konsumsi GGL dalam menu harian Anda:



1. Cara Mengatur dan Mengurangi Gula (Maksimal 4 SDM / 50 gram)

Target utama pengurangan gula adalah added sugar (gula tambahan), bukan gula alami yang ada pada buah atau susu.

·         Ganti camilan manis: Alihkan konsumsi kue, donat, atau martabak ke buah segar potong. Buah memberikan rasa manis alami sekaligus serat yang memperlambat penyerapan gula.

·         Pangkas minuman manis secara bertahap: Jika terbiasa minum kopi/teh dengan 2 sendok gula, kurangi menjadi 1 sendok, hingga akhirnya terbiasa tanpa gula. Hindari teh kemasan, boba, dan soda.

·         Waspadai "Gula Tersembunyi": Baca label kemasan. Gula sering disamarkan dengan nama lain seperti sukrosa, glukosa, fruktosa, sirup jagung (high-fructose corn syrup), maltodestrin, atau dekstrosa.

2. Cara Mengatur dan Mengurangi Garam (Maksimal 1 SDT / 2000 mg Natrium)

Pengurangan garam sangat krusial untuk menjaga tekanan darah Anda tetap stabil di rentang normal.

·         Gunakan rempah alami sebagai penyedap: Maksimalkan penggunaan bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, jahe, asam jawa, atau lemon untuk memperkuat rasa masakan tanpa mengandalkan garam atau MSG.

·         Batasi makanan olahan dan kalengan: Makanan seperti mi instan, sosis, kornet, nugget, dan keripik mengandung natrium (garam) yang sangat tinggi sebagai pengawet.

·         Kurangi saus tambahan: Batasi penyemprotan saus sambal, saus tomat, kecap asin, atau mayones di meja makan. Biasakan mencicipi makanan terlebih dahulu sebelum menambahkan garam.

3. Cara Mengatur dan Mengurangi Lemak (Maksimal 5 SDM / 67 gram)

Fokus utamanya adalah menghindari lemak jenuh dan lemak trans yang dapat menyumbat pembuluh darah.

·         Ubah metode memasak: Kurangi teknik menggoreng terendam (deep frying). Beralihlah ke metode mengukus, merebus, memanggang (baking), atau menumis dengan sedikit minyak.

·         Pilih sumber lemak baik: Ganti minyak sawit dengan minyak zaitun atau minyak kanola jika memungkinkan. Konsumsi lemak sehat dari alpukat, ikan (seperti salmon atau kembung), dan kacang-kangan dalam porsi wajar.

·         Batasi santan kental dan produk hewani berlemak: Kurangi konsumsi gorengan, jeroan, daging berlemak, kulit ayam, serta masakan bersantan kental yang dipanaskan berulang kali.

Tips Tambahan: Terapkan Aturan "Isi Piringku"

Saat makan, bagilah piring Anda menjadi 3 zona: 50% berisi sayur dan buah, 25% berisi karbohidrat kompleks (nasi merah/oat/kentang), dan 25% berisi lauk pauk rendah lemak (tahu, tempe, dada ayam, ikan). Pola ini secara otomatis akan memotong porsi GGL yang masuk ke tubuh Anda.

No comments:

Tetap Jaga Kesehatan