torototheong

Media Berbagi Semoga ada Manfaatnya ...

Breaking

Tuesday, 22 September 2026

APA KHABAR SEKOLAH RAKYAT HARI INI?

APA KHABAR SEKOLAH RAKYAT HARI INI? 


I. Sekilas Jejak Sejarah

  • Era Kolonial: Volkschool didirikan Belanda (1907) sebagai bagian Politik Etis — pendidikan dasar 3 tahun
  • Era Jepang: Diperpanjang menjadi 6 tahun, semangat nasionalisme diperkuat
  • Pasca Kemerdekaan (1945–1964): Sekolah Rakyat (SR) menjadi jenjang pendidikan dasar resmi, simbol pendidikan untuk semua
  • 1964: Berganti nama menjadi Sekolah Dasar (SD) — nama "Sekolah Rakyat" tidak lagi dipakai secara resmi
  • Kembali 2025: Dihidupkan kembali sebagai program baru melalui Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2025, digagas Presiden Prabowo Subianto




II. Status & Capaian Terkini (per September 2026)


IndikatorCapaian
Jumlah lokasi182 titik (naik dari 166 di April 2026)
Jangkauan siswaLebih dari 44.000 anak dari keluarga miskin & miskin ekstrem
Penyebaran36 provinsi, 131 kabupaten/kota
Tenaga pendidik>2.500 guru & tenaga kependidikan
Gedung permanen93 gedung selesai/dalam penyelesaian
AnggaranRp64,4 triliun dari APBN
Target 2027150.000 siswa
Visi 2029500 sekolah, masing-masing ±1.000 siswa

Karakteristik Program Baru

  • Sistem berasrama penuh, gratis sepenuhnya (pendidikan, makan, tempat tinggal, kesehatan)
  • Sasaran: anak dari keluarga desil 1–2 (paling rentan ekonomi), anak terlantar, anak jalanan
  • Tiga lapis kurikulum: akademik nasional + pengembangan talenta + pendidikan karakter/asrama
  • Setiap siswa memiliki peta talenta untuk pendekatan pembelajaran yang disesuaikan
  • Modul digital: 1.018 konten dari UPI Bandung
  • Orang tua menandatangani perjanjian agar anak menuntaskan pendidikan hingga lulus

III. Kemajuan yang Sudah Terlihat

Berdasarkan evaluasi semester pertama (akhir 2025):
  1. Kesehatan fisik: berat badan, tinggi badan, kebugaran meningkat dibanding saat masuk
  2. Psikososial: kepercayaan diri, keterampilan sosial, disiplin berkembang
  3. Akademik: kemajuan sesuai target, meski masih dalam tahap awal
  4. Keterlibatan masyarakat: dukungan meningkat, kerja sama lintas kementerian berjalan

IV. Tantangan yang Dihadapi

  • Kualitas vs Kuantitas: ekspansi cepat perlu diimbangi standar pendidikan seragam
  • Keberlanjutan anggaran: skala besar memerlukan komitmen jangka panjang antar-pemerintahan
  • Kesiapan guru & tenaga pendidik: pendekatan khusus butuh pelatihan berkelanjutan
  • Risiko pemisahan sosial: kekhawatiran membentuk kelompok tersendiri, terpisah dari sekolah umum
  • Transisi ke dunia kerja/perguruan tinggi: jalur lanjutan perlu dipastikan jelas

V. Kesimpulan: Sejauh Mana Perkembangannya?

Secara substansial, Sekolah Rakyat hari ini telah bergerak dari tahap perintisan ke tahap ekspansi skala besar — dari puluhan ribu siswa menuju ratusan ribu dalam kurun waktu kurang dari dua tahun. Secara konseptual, program ini bukan sekadar mengulang nama sejarah, melainkan intervensi sosial-pendidikan komprehensif yang menggabungkan pendidikan, kesejahteraan, dan pemutusan siklus kemiskinan antargenerasi. Namun karena masih baru, dampak jangka panjang belum terlihat sepenuhnya — kualitas pendidikan, keberlanjutan, dan kesesuaian lulusan dengan kebutuhan masa depan masih menjadi ujian utama ke depannya

No comments:

Tetap Jaga Protokol Kesehatan